Skip to main content

Aparat Nangis, Minta Tolong Ditunjukkan Tommy Soeharto

Keanehan Ra Lilur semakin menjadi-jadi. Ini terkait dengan kondisi nasional yang masih belum menentu. Yang menarik, keanehan Ra Lilur itu kini banyak mengundang perhatian aparat. Bahkan ada anggota Polri berpangkat perwira menengah (Pamen) datang ke kiai yang dikenal punya kasaf itu untuk minta tolong. Si pamen itu rela bepergian tengah malam dengan sepeda motor menuju desa Banjar untuk menemui Ra Lilur.
Apa tujuan sang Polisi? Ajudan (khaddam) Ra Lilur, H. Husni Madani, bercerita kepada Taufiqurrahman wartawan HARIAN BANGSA di Bangkalan Madura tentang keinginan pamen berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) itu. Menurut Husni ia minta tolong agar ditunjukkan tempat persembunyian Tommy.
Namun Ra Lilur sulit ditemui. Karena itu pamen itu menyampaikan maksudnya itu melalui Husni. Diceritakan, sebelum menyampaikan keinginannya, selama tiga malam berturut-turut petinggi polri itu melakukan wirid dan mengaji di mushalla milik H. Husni.
"Malah dia (petinggi Polri itu) sampai menangis ketika membaca Al-qur'an," tuturnya.
Lantas bagaimana tanggapan Ra Lilur ketika ajudannya menyampaikan keinginan sang tamu? Dengan tegas Ra Lilur mengatakan, untuk memburu Tommy sangat sulit, karena memang ada yang membuatnya sulit. "Sulit karena memang dibuat sulit," jawab Ra Lilur singkat seperti ditirukan H. Husni. Jawaban itu diberikan Ra Lilur melalui ajudannya.
Dari jawaban Ra Lilur itu tersirat bahwa Tommy memang ada yang melindungi. Karena itu mudah dipahami jika beberapa pihak ragu terhadap upaya polisi menangkap Tommy. Bahkan kini muncul analisis bahwa gerakan aparat yang mau menangkap Tommy itu sekedar basa-basi belaka, yakni untuk meredam kekecewaan atau mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan politik di tubuh Polri sendiri maupun seputar di Mega.
Perilaku Ra Lilur kini memang kian aneh. Sudah dua minggu ini, Ra Lilur mengunci diri di sebuah gubuk di atas gunung. Bahkan pintu pagarnya pun digembok. Sehingga, tamu yang hendak sowan ke Ra Lilur sulit untuk bertemu. Selama ini hanya ada dua orang khaddamyang bisa menemui Ra Lilur.


Seorang tamu yaitu kiai dari Jember, KH. Nawawi Abdul Jalil, hanya bisa bertemu dengan ajudan. "Sudah dua minggu kiai tidak ngomong. Beliau berkomunikasi hanya dengan tulisan tangan saja. Kalau ada tamu, saya hanya bisa menyampaikan keinginan sang tamu. Tapi kiai hanya memberikan tulisan atau barang," papar khaddam yang sudah mengabdi sejak tahun 1989 ini. [bersambung]

Comments

Popular posts from this blog

FIKIH AKTUAL: BAB QURBAN

Oleh: KH Zaenuri Ahmad Zain Definisi hewan Qurban atau Udlhiyah adalah hewan ternak yang disembelih untuk mendekatkan diri kepada Allah di hari raya idul Adha hingga akhir hari Tasyriq (Syaikh Khatib asy-Syirbini, Mughni al-Muhtaj 6/122) Qurban adalah ibadah yang selalu dilaksanakan oleh Rasulullah Saw dalam setiap tahunnya. Dan ketika Rasulullah Saw menyembelih Qurban beliau berdoa: “Bismillah. Allahumma taqabbal min Muhammad wa ali Muhammad wa min ummati Muhammad”. Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah terimalah Qurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan dari umat Muhammad” (HR Muslim) Hukum Ibadah Qurban Imam an-Nawawi mengutip di dalam kitabnya (al-Majmu’ 8/385) tentang perbedaan pendapat mengenai hukum Qurban ini. Namun mayoritas ulama yang didukung oleh Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar serta beberapa ulama madzhab adalah sunah. Hal ini berdasarkan hadis: “Tsalatsun Hiya ‘alayya faraidl wa lakum tathawwu’n an-nahru wa al-witru wa rak’ata ad-dlu...

Tarekat Sanusiyyah di Libya: Politik Islam dan Esoterisme Islam

Omar Mokhtar, salah seorang murid tarekat Sanusiyyah, singa padang pasir yang membuat gentar penjajah Italia A. Muntaha Afandie Historical accounts kehidupan para sufi terangkai bagaikan legenda. Cerita nan kompleks: kisah penuh hayalan, dan kasat pula dengan nilai-nilai spiritual, rasionil dan irasionill. Maka, sulit bagi kita untuk menyangkal bahwa tidak mungkin kehidupan kita dapat terpisahkan dari kisah-kisat tersebut, dan sulit pula untuk membedakan bagian mana yang merupakan cerita fiksi dan bagian mana yang menjadi realitas historis. Inilah tasawuf yang datang selalu “nyentrik” untuk kita pelajari.  Di zawiyah-zawiyah, bangunan khusus yang dipakai para sufi untuk mengasingkan diri, mereka menyepi; berdzikir dan membaca aurad. Hay ibn Yaqdhah, ”anak rusa” yang berhasil menemukan Tuhannya setelah lama melakukan ”riset” dan berkali-kali mengalami kegagalan. Demikian metode Ibn Thufail, filosof neo-platonis, mengambarkan proses kasyaf seorang sufi. Ada Ibrahim Ibn Adh...

Langgam Nusantara akan Jadi Bahasan Mukernas Ulama Alquran

Muslim-Pribumi.Blogspot.com  -- Ulama ahli Alquran akan mengadakan Musyawarah Kerja Nasional di Bandung, 18-21 Agustus 2015. Diantara bahasan para pakar Alquran adalah langgam nusantaraa yang sempat membangkitkan kontroversi.  menurut Kepala Lajnah Mushaf Alquran, Muchlis Hanafi, terdapat agenda-agenda penting lain terkait masalah Alquran. Diantaranya tema revolusi mental dalam Alquran, dengan  menghadirkan Qurais Shihab sebagai pemateri.  Maryam Eit Ahmed bersama beberap peserta Musyawarah Kerja Nasional Ulama Alquran ''Mukernas Ulama Alquran di Bandung akan membahas sejumlah tema, antara lain,  Revolusi Mental dalam Perspektif Alquran  dengan narasumber Prof Dr HM Quraish Shihab, Direktur Pusat Studi Alquran (PSQ) Jakarta,'' ungkap Muchlis kepada  Republika,  Senin (18/8). Tema lain yang akan dibahas adalah  Mushaf Alquran Standar Indonesia dalam Tinjauan Ilmu Rasm, Dhabth, dan Waqf-Ibtidà , dengan narasumber Prof Dr H Said Agil Hus...