Skip to main content

Habib Zen Al-Jufri Rilis Website Jaringan Teroris

Revolusi teknologi yang melesat cepat membuat dunia ini semakin tak tersekat: negeri yang nun jauh disana, seperti hadir di depan pelopat mata. Hal lain adalah terbuka lebarnya informasi. Semua dapat diakses dengan cepat. Terutama revolusi dibidang internet. 
website teroris
Habib Zen Aljufri (kopiah hitam).

Dulu, sebelum teknologi broadband hadir, koneksi internet masih sangat sederhana. Kecepatan data download hanya 100an kbps. Namun, sekarang sudah berlipat ganda.

Namun, sayangnya, ada  beberapa kelompok yang memanfaatkan kemajuan dibidang ini justru untuk menyebarkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan tidak bermartabat. Sebut saja, menyebarkan berita hoax. Mirisnya, pengelola website yang gemar memberitakan kebohongan dan fitnah tersebut adalah teroris lokal dalam rangka menyebarkan propaganda.


Baru-baru ini, Habib Zen Al-Jufri merilis website yang dikelola oleh jaringan teroris Indonesia. Menurutnya, Website-website yang mereka kelola,sedikit sekali memberitakan hal yang faktual.


"Website-website itu jarang ada yang benar beritanya, sebab bohong dan fitnah itu halal buat mereka..!!" tulis Habib. 


Berikut daftar website yang menurut Habih Aljufri dikelola oleh teroris-teroris lokal, dalam status facebook-nya, 15 jam yang lalu. 




Website : Eramuslim, arrahman, hidayatullah, nahimungkar, Islam pos, dan sejenisnya adalah website-website sampah yang dikelola teroris lokal dan para supporternya..!! Website-website itu jarang ada yang benar beritanya, sebab bohong dan fitnah itu halal buat mereka..!! 


Untuk itu, lebih lanjut, sang Habib mempringatkan pengguna Medsos untuk tidak turut menyebarkan berita dari website-website tersebut. "Jangan kotori dinding FB anda dengan "memulung sampah" dari website diatas," tandasnya.


Tentu saja, untuk tidak turut menyebarkan propaganda dan fitnah.[ama]

Comments

Popular posts from this blog

FIKIH AKTUAL: BAB QURBAN

Oleh: KH Zaenuri Ahmad Zain Definisi hewan Qurban atau Udlhiyah adalah hewan ternak yang disembelih untuk mendekatkan diri kepada Allah di hari raya idul Adha hingga akhir hari Tasyriq (Syaikh Khatib asy-Syirbini, Mughni al-Muhtaj 6/122) Qurban adalah ibadah yang selalu dilaksanakan oleh Rasulullah Saw dalam setiap tahunnya. Dan ketika Rasulullah Saw menyembelih Qurban beliau berdoa: “Bismillah. Allahumma taqabbal min Muhammad wa ali Muhammad wa min ummati Muhammad”. Artinya: “Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah terimalah Qurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan dari umat Muhammad” (HR Muslim) Hukum Ibadah Qurban Imam an-Nawawi mengutip di dalam kitabnya (al-Majmu’ 8/385) tentang perbedaan pendapat mengenai hukum Qurban ini. Namun mayoritas ulama yang didukung oleh Sayidina Abu Bakar dan Sayidina Umar serta beberapa ulama madzhab adalah sunah. Hal ini berdasarkan hadis: “Tsalatsun Hiya ‘alayya faraidl wa lakum tathawwu’n an-nahru wa al-witru wa rak’ata ad-dlu...

Tarekat Sanusiyyah di Libya: Politik Islam dan Esoterisme Islam

Omar Mokhtar, salah seorang murid tarekat Sanusiyyah, singa padang pasir yang membuat gentar penjajah Italia A. Muntaha Afandie Historical accounts kehidupan para sufi terangkai bagaikan legenda. Cerita nan kompleks: kisah penuh hayalan, dan kasat pula dengan nilai-nilai spiritual, rasionil dan irasionill. Maka, sulit bagi kita untuk menyangkal bahwa tidak mungkin kehidupan kita dapat terpisahkan dari kisah-kisat tersebut, dan sulit pula untuk membedakan bagian mana yang merupakan cerita fiksi dan bagian mana yang menjadi realitas historis. Inilah tasawuf yang datang selalu “nyentrik” untuk kita pelajari.  Di zawiyah-zawiyah, bangunan khusus yang dipakai para sufi untuk mengasingkan diri, mereka menyepi; berdzikir dan membaca aurad. Hay ibn Yaqdhah, ”anak rusa” yang berhasil menemukan Tuhannya setelah lama melakukan ”riset” dan berkali-kali mengalami kegagalan. Demikian metode Ibn Thufail, filosof neo-platonis, mengambarkan proses kasyaf seorang sufi. Ada Ibrahim Ibn Adh...

Tasawuf al-Ghazali dan Relevansinya dalam Konteks Sekarang: Kajian Terhadap Kitab Ihya’ Ulum al-Din

Oleh Abdul Moqsith Ghazali Imam Ghazali tak hanya menjalankan tindakan-tindakan sufi, melainkan juga menulis buku-buku tasawuf. Karyanya yang paling gemilang di bidang ini adalah  Ihya’ Ulum al-Din . Sejauh yang bisa dilihat dari karyanya ini, diketahui bahwa corak tasawuf al-Ghazali lebih dekat kepada tasawwuf  khuluqi-‘amali  ketimbang tasawwuf  falsafi . Tak hanya bersandar kepada al-Qur’an dan Hadits yang menjadi ciri kuat tasawuf  khuluqi-‘amali  (kerap juga disebut tasawwuf sunni), melainkan juga al-Ghazali menuliskan pengalaman spiritual individualnya dalam buku ini. Abstrak Tak ada yang membantah kebesaran al-Ghazali. Magnum opusnya di bidang tasawuf, Ihya’ Ulum al-Din , mendapatkan sambutan meriah dan antusiasme dari publik Islam, sejak dulu hingga sekarang. Di tengah kecenderungan menjauhkan tasawuf dari ajaran Islam, Imam Ghazali menghidangkan tasawuf yang bertumpu pada al-Qur’an dan Hadits. Kitab Ihya’ Ulum al-Din  rimbun deng...